Riki Taufik H (1306117)
Program Studi Teknik Informatika
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : 1306117@sttgarut.ac.id
I. PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Pada dasarnya mahasiswa adalah seseorang yang di didik untuk lebih dewasa serta mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, serta mampu menerapkan nilai pendidikan yang baik terhadap lingkungan masayarakat.
pada dasarnya mahasiswa di tuntut untuk mampu memahami serta mempelajari apa yang telah dosen sampaikan, di sisi lain juga mahasiswa di tuntut untuk memenuhi serta mengerjakan tugas tugas yang di berikan oleh dosen sebagai acuan nilai yang akan di terima. Di sisi lain juga tugas bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar dalam membentuk karakteristik yang menopang di kehidupan yang akan datang.
B. Rumusan masalah
1. Observasi Terhadap blog
2. Menyajikan aktivitas blog menggunakan ilmu statistik
C. Tujuan
Tujuan dari laporan ini dalah untuk meneliti sampaimana kemajuan dari hasil perlakuan-perlakuan yang di buat oleh pembuat blog itu sendiri supaya lebih menarik sehingga mendapatkan nilai nilai tertentu yang bisa di tuangkan atau di sajikan menggunakan ilmu statistik.
II. Landasan Teori
a. Tabel Distribusi Frekuensi
Tabel Frekuensi adalah tabel yang menyajikan hasil percobaan dengan seluruh kemungkinan dinyatakan dengan variabel (angka-angka) disertai dengan frekuensi dan nilai probabilitas. Yang dimana dalam menghitung Tabel Frekuensi menggunakan bagian dari Kelas/Class, Batas kelas, Panjang kelas, Frekuensi, Nilai tengah.
b. Kelas
Kelas ( Class ) Pengelompokan individu atau item dari data ( Class ) yang diobservasi kedalam batas – batas nilai tertentu
c. Batas kelas
Bilangan – bilangan yang membatasi kelas – kelas ( class limit ) tertentu, yang memiliki 2 macam pengertian:
a. Batas Kelas / ujung kelas ( State Class Limit ) yaitu bilangan - bilangan yang tertera didalam suatu distribusi frekeuensi yang membatasi kelas – kelas tertentu yang terdiri dari :
· Batas bawah kelas / Ujung bawah kelas (Lower State Class limit/ LCL) Adalah bilangan yang paling kecil yang membatasi kelas tertentu.
· Batas atas kelas/Ujung atas kelas (Upper State Class limit/ UCL) Bilangan yang paling besar yang membatasi kelas tertentu.
b. Batas kelas sebenarnya / Tepi kelas ( Class Boundaries ) yaitu bilangan:
· Batas bawah kelas sebenarnya/tepi bawah kelas ( Lower Class Boundaries / LCB ) Bilangan yang diperoleh dari rata-rata ujung atas kelas sebelumnya dengan ujung bawah kelas yang bersangkutan.
· Batas atas kelas sebenarnya/tepi atas kelas ( Upper Class Boundaries / UCB ) Bilangan yang diperoleh dari rata-rata ujung atas kelas yang bersangkutan dengan ujung bawah kelas yang berikutnya.
d. Panjang kelas
Panjang kelas /Lebar kelas / Ukuran Kelas ( Class interval / Class Size ) à Ci Bilangan – bilangan yang menunjukkan panjang / lebar / ukuran dari tiap – tiap kelas yang diperoleh dengan cara mengurangkan batas bawah kelas berikutnya dengan batas kelas yang bersangkutan.
e. Frekuensi
Angka yang menunjukkan banyaknya data individual yang terdapat dalam satu kelas.
f. Nilai tengah
Nilai tengah/ titik tengah/tanda kelas ( Midpoint / Class Mark ) adalah bilangan – bilangan yang dapat mewakili kelas – kelas tertentu yang diperoleh dengan jalan atau cara merata – ratakan batas kelas yang bersangkutan.
Ukuran Pemusatan Data
Ukuran Pemusatan Data adalah bilangan atau keterangan yang dapat mewakili deretan bilangan atau deretan keterangan tertentu atau suatu nilai yang mewakili suatu kelompok data yang pada umunya mempunyai kecenderungan terletak di tengah – tengah dan memusat dalam suatu kelompok data yang disusun menurut besar kecilnya nilai data.
III. Penyelesaian masalah
Rumus-rumus yang di gunakan dalam mencari suatu niali statistik diantaranya:
1. Untuk mencari median
Med = L + i (n/2 – F)
f
2. Untuk mencari modus
Mod = L + i ( d1 )
d1+d2
Keterangan:
L :
|
Batas bawah kelas frekuensi yang mengandung median
| |||||||
i :
|
Interval kelas/lebar kelas
| |||||||
n :
|
Banyaknya data
| |||||||
F :
|
Frekuensi Kumulatif sebelum kelas yang mengandung median
| |||||||
f :
|
Frekuensi kelas yang mengandung median
| |||||||
d1 :
|
Selisih frekuensi kelas yang mengandung modus dengan kelas sebelumnya
| |||||||
d2 :
|
Selisih frekuensi kelas yang mengandung modus dengan kelas sesudahnya
| |||||||
IV. Hasil dan Pembahsan
Observasi tehadap blog
No
|
tanggal
|
total penayangan
|
PERLAKUAN
| ||
1
|
25-Mar-15
|
0
|
membuat blog
| ||
2
|
27-Mar-15
|
0
| |||
3
|
29-Mar-15
|
0
| |||
4
|
31-Mar-15
|
0
| |||
5
|
9-Mar-15
|
1
|
posting
| ||
6
|
10-Mar-15
|
17
| |||
7
|
11-Mar-15
|
2
| |||
8
|
12-Mar-15
|
0
| |||
9
|
13-Mar-15
|
0
| |||
10
|
14-Apr-15
|
0
| |||
11
|
15-Apr-15
|
2
| |||
12
|
16-Apr-15
|
0
|
promosi
| ||
13
|
17-Apr-15
|
32
| |||
Penyajian Distribusi Frekuensi :
1. Menentukan jangkauan (range) dari data (R).
Jangkauan = data terbesar – data terkecil.
R = 32-0
R = 32
2. Menentukan banyaknya kelas (K).
K = 2k > n , n : banyaknya data.
K = 26 > 13 , 64 > 13
K = 6
3. Menentukan panjang interval kelas.
Panjang interval kelas (i) = Jangkauan (R) / Jumlah Kelas (K)
i = 32/6
i = 5.3 di bulatkan 5.5
4. Menentukan batas bawah kelas pertama. Tepi bawah kelas pertama biasanya dipilih dari data terkecil atau data yang berasal dari pelebaran jangkauan (data yang lebih kecil dari data data terkecil) dan selisihnya harus kurang dari panjang interval kelasnya.
TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI RELATIF
| ||||
Tepi Bawah
|
Tepi Atas
|
Frekuensi
|
Frekuensi Relatif
| |
0
|
5.4
|
10
|
77%
| |
5.5
|
10.9
|
0
|
0%
| |
11.0
|
16.4
|
0
|
0%
| |
16.5
|
21.9
|
0
|
0%
| |
22.0
|
27.4
|
1
|
8%
| |
27.5
|
33
|
2
|
15%
| |
JUMLAH DATA
|
MIN
|
MAX
|
RANGE
|
KELAS
|
INTERVAL
| |
13
|
0
|
32
|
32
|
6
|
5.5
| |
2^6 = 64
| ||||||
64 > 42
|
TABEL DISTRIBUSI KUMULATIF
| ||||
Kurang Dari
|
Frekuensi Kumulatif
|
Lebih Dari
|
Frekuensi Kumulatif
| |
<0
|
0
|
>0
|
13
| |
<5.4
|
10
|
>5.4
|
0
| |
<10.9
|
0
|
>10.9
|
0
| |
<16.4
|
0
|
>16.4
|
0
| |
<21.9
|
0
|
>21.9
|
3
| |
<27.4
|
11
|
>27.4
|
2
| |
<33
|
13
|
>33
|
0
| |
POLIGON FREKUENSI
| ||||
Tepi Bawah
|
Tepi Atas
|
Nilai Tengah
|
Frekuensi
| |
0
|
0
| |||
0
|
5.4
|
5.4
|
10
| |
5.5
|
10.9
|
8.15
|
0
| |
11.0
|
16.4
|
10.9
|
0
| |
16.5
|
21.9
|
13.65
|
0
| |
22.0
|
27.4
|
16.4
|
1
| |
27.5
|
33
|
19.15
|
2
| |
33.0
| ||||
HISTOGRAM FREKUENSI
| ||||||
Tepi Bawah
|
Tepi Atas
|
Batas Bawah
|
Batas Atas
|
Frekuensi
|
Frekuensi Relatif
| |
0
|
5.4
|
0
|
5.45
|
10
|
77%
| |
5.5
|
10.9
|
5.45
|
10.95
|
0
|
0%
| |
11.0
|
16.4
|
10.95
|
16.45
|
0
|
0%
| |
16.5
|
21.9
|
16.5
|
21.95
|
0
|
0%
| |
22.0
|
27.4
|
22.0
|
27.45
|
1
|
8%
| |
27.5
|
33
|
27.5
|
33
|
2
|
15%
| |
Penyajian Data Numerik :
Penyajian Data Numerik diperoleh dari data yang sudah ada yaitu dari data Batas Bawah, Batas Atas, Frekuensi dan Frekuensi Kumulatif yang membantu memperoleh nilai yang di inginkan.
Batas Bawah
|
Batas Atas
|
Frekuensi
|
Frekuensi Kumulatif
| |
0
|
5.4
|
10
|
10
| |
5.5
|
10.9
|
0
|
10
| |
11.0
|
16.4
|
0
|
10
| |
16.5
|
21.9
|
0
|
10
| |
22.0
|
27.4
|
1
|
11
| |
27.5
|
33
|
2
|
13
|
MEAN
Mean = jumlah nilai data pengamatan / banyaknya data anggota sampel.
Mean = 101/13
Mean = 7.77
MEDIAN
Untuk menentukan hasil dari median, diperlukan rumus untuk menghasilkan nilainya. Untuk rumus yaitu sbb :
Dengan :
L : Batas bawah kelas frekuensi yang mengandung median
i : interval kelas/lebar kelas
n : banyaknya data
F : frekuensi kumulatif sebelum kelas yang mengandung median
f : frekuensi kelas yang mengandung median
Jadi :
L : banyaknya data anggota sampel / 2.
13 / 2 = 6.5
L
|
5.5
|
median
|
13.75
| ||
i
|
5.5
|
mod
|
11
| ||
N
|
13
|
kuartil
|
6.875
|
13.75
|
20.625
|
F
|
10
|
desil
|
2.75
|
5.5
|
8.25
|
f
|
10
|
persentil
|
0.275
|
0.55
|
0.825
|
d1
|
10
| ||||
d2
|
0
|
Med = L + i (n/2 – F)
f
Med = 5.5 + 5.5 (13/2 – 10)
10
Med = 13.75
MODUS
Untuk menentukan hasil dari modus, diperlukan rumus untuk menghasilkan nilainya. Untuk rumusnya yaitu sbb :
Dengan :
L : batas bawah kelas yang mengandung modus
i : interval kelas/lebar kelas
d1 : selisih frekuensi kelas yang mengandung modus dengan kelas sebelumnya
d2 : selisih frekuensi kelas yang mengandung modus dengan kelas sesudahnya
d1 : 0-10=10
d2 : 0-0=0
Mod = L + i ( d1 )
d1+d2
Mod = 5.5 +5.5 ( 10 )
10+0
Mod = 11
KUARTIL
Kuartil, membagi data menjadi seperempat bagian yang sama untuk data-nya menggunakan rumus sbb :
Dengan :
Qk = kuartil ke-k, dimana k=1, 2 atau 3
n = banyaknya data sampel
i = interval kelas/lebar kelas
L = batas bawah kelas yang mengandung kuartil ke-k
F = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang mengandung kuartil ke-k
f = frekuensi kelas yang mengandung kuartil ke-k
Jadi :
n : 13
i : 5.5
L : 5.5
F : 10
f : 10
k : 1, 2, 3
k = 1 > Q1 = L + i (k.n/4-F)
f
Q1 = 5.5 + 5.5 (1.13/4-10)
10
Q1 = 6.875
k = 2 > Q2 = L + i (k.n/4-F)
f
Q2 = 5.5+5.5 (2.13/4-10)
10
Q2 =13.75
k = 3 > Q3 = L + i (k.n/4-F)
f
Q3 = 5.5+5.5 (3.13/4-10)
10
Q3 = 20.625
DESIL
Desil, sekelompok data terurut terbagi menjadi 10 bagian yang sama. untuk data-nya menggunakan rumus sbb :
Karena desil membagi letaknya sampai k : 1-10, dan bila harus menghitung sampai 10akan cukup banyak, jadi disini saya hanya menghitung sampai 3 saja , disamakan dengan yang kuartil 1 – 3. Jadi :
k = 1 > D1 = L + i (k.n/10-F)
f
D1 = 5.5+5.5 (1.13/10-10)
10
D1 = 2.75
k = 2 > D2 = L + i (k.n/10-F)
f
D2 = 5.5+5.5 (2.13/10-10)
10
D2 = 5.5
k = 3 > D3 = L + i (k.n/10-F)
f
D3 = 5.5+5.5 (3.13/10-10)
10
D3 = 8.25
PERSENTIL
Persentil, sekelompok data terurut terbagi menjadi 100 bagian yang sama. untuk data-nya menggunakan rumus sbb :
Sama halnya dengan Kuartil dan Desil, biar disamakan saja, jadi saya menghitung ‘k’ nya dari 1 – 3 saja. Jadi :
k = 1 > P1 = L + i (k.n/100-F)
f
P1 =5.5+5.5 (1.13/100-10)
10
P1 = 0.275
k = 2 > P2 = L + i (k.n/100-F)
f
P1 =5.5+5.5 (2.13/100-10)
10
P2 = 0.55
k = 3 > P3 = L + i (k.n/100-F)
f
P1 =5.5+5.5 (1.50/100-10)
10
P3 = 0.825
V. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan yang saya lakukan melalui penyajian data statistik dapat di simpulkan bahwa ketika kita ingin mencapai tujuan yang memuaskan perlu di lakukan pembaharuan serta pengamatan secara berkala supaya dapat di pantau naik turunnya progres yang di capai. Dalam studi kasus kali ini saya dapat mengetahui bagai mana kemajuan jumlah pengunjung halaman blog jika sering melakukan inovasi atau pembaharuan pada blog kita supaya lebih menarik untuk di lihat oleh pengunjung.
VI. Daftar pustaka
Sarah, Irsyad., Meisa, Yusti., dkk. 2012. Modul Statistika dan Probabilitas I. UNPAD:Bandung.